Manfaat Madu Untuk Penderita Diabetes

Diabetes merupakan penyakit gangguan metabolisme yang mana pankreas tidak dapat menghasilkan hormon insulin. Salah satu akibat ketidakberadaan hormon ini mengakibatkan tubuh tidak dapat mengubah zat gula menjadi energi. Tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup, sehingga para penderita diabetes akan terlihat lemas dan lelah. Di sisi lain zat gula yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan menumpuk dalam darah sehingga kadar gula dalam darah pun naik,  dan hal ini tentu saja membahayakan sistem metabolisme tubuh.

Biasanya penderita diabetes akan mendapatkan obat-obatan dan suntikan insulin untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Akan tetapi tubuh penderita tetap terlihat lemah karena kurang energi, apalagi penderita juga harus membatasi diri terhadap beberapa makanan yang mengandung gula. Mereka hanya boleh mengkonsumsi beberapa makanan dengan kadar gula rendah atau bahkan nol, misalnya kentang rebus dan ketela pohon rebus. Dan sebagai pengganti gula, penderita akan mengkonsumsi pemanis buatan khusus untuk diabetes. Anda bisa membayangkan betapa menderitanya mereka.

 

Manfaat Madu Untuk Penderita Diabetes

 

Madu Menambah Energi

Bagaimana dengan madu? Amankah bagi penderita diabetes? Sebagian orang mengganggap madu tidak boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes karena madu berasa manis sehingga bisa menaikkan kadar gula dalam darah. Pendapat itu sebenarnya tidak benar. Madu justru dapat menambah energi sehingga penderita diabetes tidak terlihat lemas. Meskipun rasanya manis, madu tidak akan menaikkan kadar gula dalam darah. Madu mengandung peptida dan karbohidrat komplek yang mana harus melalui proses pencernaan yang lama sehingga pelepasan gula pun berjalan lambat. Ini sangat berbeda dengan gula tebu yang mengandung karbohidrat sederhana sehingga mudah dipecah maka kadar gula dalam darah pun cepat naik.

 

Merangsang Pembentukan Hormon Insulin

Membiasakan diri mengkonsumsi madu justru dapat merangsang tubuh untuk membentuk hormon insulin. Akan tetapi untuk penderita diabetes dengan tingkatan menengah hingga parah konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

 

Madu Sebagai Pengganti Gula

Penderita diabetes mengalami kelainan metabolisme tubuh, yang mana pankreas tidak dapat menghasilkan insulin sehingga zat gula yang masuk ke dalam tubuh yang seharusnya diubah menjadi energi justru mengendap dalam darah. Hal ini dapat membuat kadar gula dalam darah naik sehingga membahayakan tubuh penderita. Di sisi lain tubuh penderita tidak memiliki energi yang cukup memadai untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Tubuh penderita pun selalu terlihat lemas. Suntikan insulin dan obat-obatan yang diminum oleh penderita hanya berfungsi untuk menekan kenaikan kadar gula dalam darah, akan tetapi tidak menyelesaikan pokok masalah sehingga penderita diabetes terkadang mengalami beberapa komplikasi penyakit seperti gagal ginjal.

Manfaat madu sebagai pengganti gula.

Manfaat madu sebagai pengganti gula.

Merujuk dari pernyataan tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa madu bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes sebagai pengganti gula. Dari pada mengkonsumsi pemanis buatan, seyogyanya penderita menggunakan madu sebagai pengganti gula karena dalam hal ini madu bisa berfungsi ganda. Selain sebagai pemanis, madu juga bisa memberikan energi bagi tubuh.

 

Madu Sebagai Penyembuh Luka

Madu mengandung zat anti-infeksi, vitamin, antioksidan, serta sejumlah nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh. Selain dikonsumsi sbagai obat dan suplemen penambah stamina madu juga bisa membantu menyembuhkan luka dengan cara dioleskan secara langsung pada luka. Tetapi sebelum dilakukan pengolesan pastikan bahwa luka dalam keadaan bersih, begitu pula tangan yang mengoleskan. Hal ini untuk menghindari terjadinya kontaminasi.

Karena kadar gula dalam darah tinggi, seorang penderita diabetes yang mengalami luka biasanya tidak kunjung sembuh karena luka selalu basah. Pada sebuah kasus seorang penderita mengalami luka pada kaki yang terancam diamputasi. Akhirnya seorang dokter memberikan sejenis plester untuk membalut luka selama beberapa waktu. Plester tersebut mengandung madu dalam bentuk gel. Ajaib, setelah dilakukan pengecekan luka pada penderita terlihat mengering dan terus membaik sehingga penderita terhindar dari amputasi.

 

Sebelum mengkonsumsi madu, yang perlu selalu diingat bahwa madu yang dipilih adalah madu yang benar-benar asli murni karena dalam madu asli murni tidak ada penambahan gula tebu sama sekali. Jika yang dikonsumsi madu campuran justru sangat membahayakan. Untuk mendapatkan madu asli sebaiknya membelinya secara langsung pada pemburu madu. Mengenai aman dan tidaknya madu bagi penderita diabetes tergantung pada tingkat keparahan penyakit itu sendiri. Untuk memastikannya sebaiknya penderita selalu mengkonsultasikan hal ini  dengan dokter yang berkompeten.

Leave a Comment